Setting IGMP Proxy Pada Mikrotik untuk IndiHome dan UseeTV

Sebenernya lagi males nulis, jadi langsung poin2-nya saja ya.. Untuk gambar-gambar, nanti kalau gak malas di update…

Goal : Dengan menggunakan mikrotik, PC/Laptop/HP/Tablet maupun STB bisa akses internet IndiHome dan menonton IPTV UseeTV secara bersamaan dari jaringan kabel saja atau wifi saja. Bahasa lainnya mungkin :

Paralel akses Useetv di STB dan PC ataupun laptop dalam satu jaringan yang sama dengan akses internet Indihome

Ya seperti itulah pokoknya.. saya sendiri bingung memilih kalimat yang pas.. hehe.. 😀

Kondisi saat ini :

  • Koneksi internet IndiHome terhubung melalui Router mikrotik RB450G, dial pppoe dilakukan dari mikrotik dan dapat diakses PC/Laptop/HP/Tablet melalui kabel atau wifi, ONT set sebagai bridge.
  • STB hybrid UseeTV terkoneksi melalui 2 media, kabel dan wifi. Kabel terhubung dengan port IPTV UseeTV pada ONT untuk akses siaran TV, sedangkan wifi terhubung dengan router mikrotik RB450G untuk akses internet IndiHome buat youtube, browsing dan aplikasi lain yang membutuhkan koneksi internet

Kebutuhan :

  • paket instalasi multicast (download dari web mikrotik)
  • Routerboard Mikrotik (yg saya gunakan RB450G) dengan topologi :
    • port 2 : Gateway internet (pppoe) terhubung dengan port internet IndiHome pada ONT (punya saya port 3)
    • port 3 : Gateway multicast UseeTV terhubung dengan port IPTV UseeTV pada ONT (punya saya port 4)
    • port 4 : Jaringan Lokal (terhubung ke PC dan STB melalui kabel LAN
  •  PC dan STB hybrid UseeTV bawaan telkom (punya saya ZTE B760H)

Asumsi : saya asumsikan bahwa saat ini device anda sudah bisa terkoneksi dengan internet IndiHome secara lancar dengan menggunakan mikrotik sebagai router, karena dalam tulisan ini saya membatasi pada penambahan akses IPTV UseeTV kedalam jaringan yang sudah ada. Continue reading

Membuat Server Dynamic DNS Dan Script Update Pada Mikrotik

Sebagian besar ISP broadband saat ini memberikan IP address dinamik kepada pelanggannya dan kita diharuskan untuk membayar lebih mahal untuk bisa mendapatkan ip statik. Padahal seperti kita ketahui, sangat penting bagi kita untuk mengetahui IP address kita untuk berbagai keperluan seperti melakukan remote maupun web server atau mail server. Hal ini tidak akan menjadi permasalahan manakala kita memiliki IP address statik atau tetap, masalah akan muncul saat IP address tersebut selalu berganti setiap kali koneksi mengalami redial. Tidak mungkin bagi kita mengamati setiap saat ip kita terutama saat kita tidak berada dalam jaringan “rumah” kita.

Sebagai alternatif mengamati perubahan IP address dinamik tersebut, kita membutuhkan service dynamic DNS dimana layanan ini  berfungsi untuk mengupdate IP address terbaru dan menterjemahkan menjadi sebuah alamat host berupa domain atau subdomain. Selanjutnya kita hanya perlu menghapal alamat domain atau subdomain tersebut yang relatif jauh lebih mudah.

Bagi anda yang sudah tidak asing dengan layanan dynamic DNS ini, pasti anda telah mengenal dyndns, no-ip, changeip, afraid & ddns² yang lainnya. Disini saya akan membahas bagaimana membuat sendiri Server Dynamic DNS. Keuntungannya adalah kita bisa menggunakan hostname dengan domain kita sendiri serta berbagai kustomisasi yang jika kita menggunakan layanan free ddns tidak bisa kita dapatkan.

Continue reading

Failover Proxy, Disable NAT Mikrotik Saat Squid Failed

Bagi pengguna Proxy external yang digabungkan dengan router mikrotik, pasti sudah paham dan sangat membutuhkan yang namanya Disable NAT jika mesin proxy mati atau shutdown. Kita bisa menggunakan tool Netwatch yang tersedia di mikrotik untuk memantau konektifitas antara proxy dan mikrotik, dimana Netwatch akan melakukan ping dan jika terjadi timeout maka mikrotik akan melakukan disable NAT yang meredirect trafik HTTP ke proxy. Namun, bagaimana jika yang tidak berjalan hanya program squid-nya saja, sedangkan mesin proxy tetap menyala dan tetap “reply” saat di ping? Maka mikrotik tetap menganggap proxy “UP” dan NAT redirect ke proxy akan tetap hidup yang akan menyebabkan client tidak bisa browsing.

Script ini berfungsi untuk memantau squid dalam mesin proxy, dan jika squid tersebut STOP atau FAILED maka dia akan melakukan login ke router mikrotik untuk mendisable NAT yang me-redirect ke proxy dan sebaliknya jika squid berjalan maka akan meng-enable NAT redirect ke proxy.

Disini saya menggunakan Ubuntu server sebagai proxy eksternal, gak bertanggung jawab untuk distro lain atau OS lain..

IP Mikrotik to proxy : 192.168.3.254
IP eksternal Proxy : 192.168.3.253

dengan menggunakan terminal atau winbox buat dulu user baru dengan nama proxy, tanpa menggunakan password dan akses full.

/user add address=192.168.3.253/32 comment="" disabled=no group=full name=proxy

Continue reading

SCRIPT TELNET untuk remote dan merubah setting DNS di MODEM ADSL TP-LINK TD8817

Jadi skenarionya adalah :

Saya melakukan dial Speedy dari modem dengan berbagai alasan. Namun belakangan (setelah jalan sekian puluh tahun :nohope: ) kalau setting DNS server di RB menggunakan DNS Google atau Open DNS sering kali jaringan tidak bisa me-resolve. Namun akan normal jika DNS di setting menggunakan IP MODEM atau DNS milik TELKOM :capedes (kata sesepuh mbah OKUM, mungkin karena ada kebijakan transparent DNS dari telkom, tapi kl DNS servernya di SET di modem kog gak masalah ya???)

Pada penerapan lanjutan script ini bisa digunakan untuk keperluan lain selama kita mengetahui perintah telnetnya. misal untuk reboot modem secara berkala (untuk merubah IP untuk pengguna dynamic IP) atau hal2 lainnya. Disini saya ingin membuat scheduler pake cronjob dimana tiap tengah malem DNS akan dirubah pake DNS Google / OpenDNS kalau pagi pake NAWALAHHHH.

Continue reading

Hotspot Mikrotik dengan User Manager Sebagai Radius Server Eksternal

Mikrotik User Manager

Jika anda semua pengguna Mikrotik dan hotspot sistemnya, anda pasti sudah tak asing dengan paket User Manager (UserMan) yang bisa anda install terpisah jika anda menggunakan Mikrotik dalam bentuk hardware atau yang biasa disebut dengan Routerboard. Namun jika anda pengguna mikrotik yang diinstall pada PC (x86), paket ini bisa anda pilih saat penginstalan awal ataupun bisa anda tambahkan kemudian layaknya pada versi routerboard.

Bagi anda pengguna hotspot mikrotik dengan User Manager sebagai radius server pada routerboard dengan resource rendah seperti seri RB750 atau seperti yang saya pergunakan RB450G, pasti anda tidak asing dengan munculnya catatan status RADIUS accounting request not sent: no response pada logging mikrotik anda. Biasanya hal ini disebabkan oleh terpakainya secara maksimal resource CPU oleh user manager yang anda gunakan. Terlebih jika anda memiki user yang sangat banyak dan online dalam waktu bersamaan. Resource CPU akan terkuras habis untuk firewall, queue, service www untuk login dan user manager sehingga saat hotspot meminta data user kepada UserMan, terjadilah Not Response seperti yang muncul pada logging tersebut diatas.

Continue reading