Jual Domain ccTLD Indonesia dan TLD Internasional Murah

Jual Domain Murah ccTLD Indonesia dan TLD Internasional

Butuh Nama Domain untuk website agan???

Bisa beli disini gan… Untuk harga PASTI bersaing. Mau domain ccTLD Indonesia ( .id, .co.id, .web.id, dll) atau domain TLD Internasional ( .com, .net, .org, .xyz, dll) Semua tersedia. Dijamin murah deh gan.. Dan yang pasti, semua domain mendapatkan akun kontrol panel sehingga pemilik domain memegang penuh kontrol terhadap domainnya. Bisa sewaktu-waktu merubah nameserver, menambahkan record DNS, Web forwarding, dll. Gak cuma domain control panel yang bakal didapat, tapi beberapa fasilatas addon gratis yang lainnya juga, bisa agan lihat dibagian bawah artikel ini.

Daftar harga jual domain ccTLD Indonesia

ccTLD Register
(IDR/Yr)
Renew
(IDR/Yr)
Transfer
(IDR/Yr)
.ID 265.000 265.000 265.000
.CO.ID 115.000 115.000 115.000
.WEB.ID 56.500 56.500 56.500
.OR.ID 56.500 56.500 56.500
.AC.ID 56.500 56.500 56.500
.SCH.ID 56.500 56.500 56.500
.BIZ.ID 56.500 56.500 56.500
.MY.ID 56.500 56.500 56.500
.PONPES.ID 56.500 56.500 56.500

* Pendaftaran domain ccTLD Indonesia WAJIB melengkapi persyaratan dokumen seperti yang ditetapkan oleh PANDI (lihat : https://pandi.id/domain/syarat-pendaftaran/).
** Saat ini domain ccTLD Indonesia sudah bisa katif hingga 10 tahun.

 

Daftar harga jual domain TLD Internasional

TLD Register
(IDR/Yr)
Renew
(IDR/Yr)
Transfer
(IDR/Yr)
.COM 129.500 129.500 129.500
.NET 139.500 139.500 139.500
.XYZ 159.000 159.000 159.000
.ORG 163.000 163.000 163.000
.ASIA 195.000 195.000 195.000
.TV 439.000 439.000 439.000
.INFO 135.000 135.000 135.000
.IN 215.000 215.000 215.000
.CO 449.000 449.000 449.000
.US 125.000 125.000 125.000
.BIZ 165.000 165.000 165.000
.NAME 125.000 125.000 125.000

* Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti nilai tukar Rupiah terhadap USD

Butuh TLD yang gak tercantum diatas? Bisa langsung tulis di komentar, Nanti saya bantuin buat ordernya. Karena TLD sekarang banyak banget yang baru gan.. 😀

 

Fasilitas Add On yang didapatkan :

Continue reading

Setting IGMP Proxy Pada Mikrotik untuk IndiHome dan UseeTV

Sebenernya lagi males nulis, jadi langsung poin2-nya saja ya.. Untuk gambar-gambar, nanti kalau gak malas di update…

Goal : Dengan menggunakan mikrotik, PC/Laptop/HP/Tablet maupun STB bisa akses internet IndiHome dan menonton IPTV UseeTV secara bersamaan dari jaringan kabel saja atau wifi saja. Bahasa lainnya mungkin :

Paralel akses Useetv di STB dan PC ataupun laptop dalam satu jaringan yang sama dengan akses internet Indihome

Ya seperti itulah pokoknya.. saya sendiri bingung memilih kalimat yang pas.. hehe.. 😀

Kondisi saat ini :

  • Koneksi internet IndiHome terhubung melalui Router mikrotik RB450G, dial pppoe dilakukan dari mikrotik dan dapat diakses PC/Laptop/HP/Tablet melalui kabel atau wifi, ONT set sebagai bridge.
  • STB hybrid UseeTV terkoneksi melalui 2 media, kabel dan wifi. Kabel terhubung dengan port IPTV UseeTV pada ONT untuk akses siaran TV, sedangkan wifi terhubung dengan router mikrotik RB450G untuk akses internet IndiHome buat youtube, browsing dan aplikasi lain yang membutuhkan koneksi internet

Kebutuhan :

  • paket instalasi multicast (download dari web mikrotik)
  • Routerboard Mikrotik (yg saya gunakan RB450G) dengan topologi :
    • port 2 : Gateway internet (pppoe) terhubung dengan port internet IndiHome pada ONT (punya saya port 3)
    • port 3 : Gateway multicast UseeTV terhubung dengan port IPTV UseeTV pada ONT (punya saya port 4)
    • port 4 : Jaringan Lokal (terhubung ke PC dan STB melalui kabel LAN
  •  PC dan STB hybrid UseeTV bawaan telkom (punya saya ZTE B760H)

Asumsi : saya asumsikan bahwa saat ini device anda sudah bisa terkoneksi dengan internet IndiHome secara lancar dengan menggunakan mikrotik sebagai router, karena dalam tulisan ini saya membatasi pada penambahan akses IPTV UseeTV kedalam jaringan yang sudah ada. Continue reading

Shutdown Otomatis PC dengan Windows 10 Saat Listrik Padam

Sudah lama tidak membuat catatan, kali ini kelanjutan dari tulisan saya tentang Membuat Server Mendeteksi Listrik Padam dan Secara Otomatis Melakukan Shutdown yang saya tulis sejak 2011 yang lalu. Namun kali ini saya melakukannya untuk PC / komputer yang saya gunakan sehari-hari dengan OS yang berjalan Windows 10.

Prinsip kerjanya masih tetap sama, yaitu memanfaatkan script sederhana yang melakukan ping terhadap divice tertentu yang power source-nya langsung dari colokan / terminal listrik PLN tanpa melalui UPS. Hal ini karena UPS yang saya pergunakan adalah UPS murah meriah tanpa software (bukan smart UPS 🙂 ).

pertama adalah mempersiapkan script bash, buka software editor yang biasa dipergunakan (bisa menggunakan notepad) copy script berikut dan save dengan extensi .bat :
Continue reading

SCRIPT TELNET untuk remote dan merubah setting DNS di MODEM ADSL TP-LINK TD8817

Jadi skenarionya adalah :

Saya melakukan dial Speedy dari modem dengan berbagai alasan. Namun belakangan (setelah jalan sekian puluh tahun :nohope: ) kalau setting DNS server di RB menggunakan DNS Google atau Open DNS sering kali jaringan tidak bisa me-resolve. Namun akan normal jika DNS di setting menggunakan IP MODEM atau DNS milik TELKOM :capedes (kata sesepuh mbah OKUM, mungkin karena ada kebijakan transparent DNS dari telkom, tapi kl DNS servernya di SET di modem kog gak masalah ya???)

Pada penerapan lanjutan script ini bisa digunakan untuk keperluan lain selama kita mengetahui perintah telnetnya. misal untuk reboot modem secara berkala (untuk merubah IP untuk pengguna dynamic IP) atau hal2 lainnya. Disini saya ingin membuat scheduler pake cronjob dimana tiap tengah malem DNS akan dirubah pake DNS Google / OpenDNS kalau pagi pake NAWALAHHHH.

Continue reading

Membuat Server Mendeteksi Listrik Padam dan Secara Otomatis Melakukan Shutdown

Berulang kali saya harus mengalami Harddisk jebol karena seringnya listrik padam dan UPS tidak mampu membackup power dalam jangka waktu lama. Mungkin hal ini tidak akan jadi masalah bagi anda semua yang memilki UPS dengan kapasitas besar dan backup time yang cukup lama. Namun, bagi saya yang hanya mampu membeli aki basah 10AH untuk memodifikasi UPS usang merk kenika yang bettreynya udah rusak, padamnya listrik PLN yang waktunya sangat susah diprediksi menjadi musuh yang sangat menakutkan :takuts . Berulang kali saya harus dengan terpaksa menginstall ulang server karena HDD yang jebol.  Belum lagi keperluan saya yang harus sering meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama membuat saya tidak bisa mematikan server jika terjadi pemadaman listrik tiba2. Saya sangat butuh solusi yang bisa membuat server secara otomatis shutdown saat listrik padam sebelum UPS kehabisan daya untuk membackup power untuk server.

Terinspirasi dari fitur Netwatch di mikrotik, maka saya mulai berpikir untuk memanfaatkan fitur ping untuk mendeteksi adanya listrik padam. Konsep dasarnya, server akan melakukan ping secara berkala dimana jika terjadi ping timed out, maka server akan mengeksekusi perintah shutdown. Untuk menjalankan konsep itu, maka dibutuhkan sebuah alat yang selalu menyala dan bisa di ping dan terhubung langsung dengan listrik PLN, disini saya punya satu Akses Point (AP) untuk wireless lan yg saya nyalakan di dalam rumah, tetapi tidak saya masukkan UPS, nah AP inilah nantinya yang akan menjadi parameter ping untuk proxy server. sehingga saat ping reply ke AP ini timed out, karena AP mati saat listrik PLN padam, maka proxy akan mengeksekusi script self shutdown. Tinggal sesuaikan saja dengan topologi jaringan di tempat anda, kira-kira alat apa yang bisa di ping sebagai parameter padamnya listrik PLN.

Continue reading

Merubah Ubuntu Desktop Menjadi Ubuntu Server

Awal cerita hingga muncul tulisan ini adalah keinginan untuk memiliki sebuah server yang lebih cepat dari ubuntu desktop yang sekarang saya pakai. Adanya gnome yang terinstal sedikit banyak mengurangi resource komputer yang saya miliki mengingat hanya berjalan di pentium 3 dengan RAM hanya 256MB. Sangat terasa berat ketika saya harus mensharing file multimedia dengan menggunakan samba.

Sebenarnya bisa saja menginstal dari awal langsung menggunakan Ubuntu Server Edition, namun saya terlanjur menggunakan versi desktop yang saya dapatkan dari menginstall distro milik Easyhotspot untuk memenejemen wireless dirumah. Memang ada keinginan untuk memulai dari awal menginstal semua aplikasi easyhotspot dari freeradius,  Apache, MySQL, PHP dan chillispotnya mengingat dalam website ubuntu dijelaskan bahwa server edition dan desktop edition menggunakan kernel yg berbeda dimana versi server menggunakan kernel generic-pae dan desktop menggunakan kernel generic, namun karena keterbatasan waktu dan tenaga serta sumberdaya hardware, maka saya mencari cara mudah untuk menghemat resource tersebut. Continue reading